Announcement: Khawatir SMS Jadi Biang Kerok Perselingkuhan, SMS Dilarang Di Arab Saudi Bagi Wanita Yang Bepergian

wanita-arab-saudi-mengemudi-ilustrasi-_140115165149-268

Ahram Online (15 Januairi 2014) melaporkan kerajaan Arab Saudi telah menghentikan sebuah program yang memberitahu melalui pesan singkat SMS kepada keluarga atau wali laki-laki dari saudara perempuan, yang hanya dapat bepergian ke luar negeri dengan izin mereka.
Disebutkan, “telah dihentikan karena beberapa alasan,” kata Juru Bicara Departemen Paspor Ahmad al-Laheedan dikutip Arab News.
“Peraturan ini akan direvisi,” katanya dan mengisyaratkan sistem ini dapat difungsikan kembali, khususnya jika pihak pria meminta dikirimi SMS.
Di Arab Saudi yang dikenal ketat menjalankan syariat Islam, perempuan harus menunjukkan “kertas kuning” kepada pihak imigrasi yang ditandatangani oleh ayah, saudara, suami atau bahkan anak mereka, dalam kasus perceraian atau janda, untuk mengonfirmasikan izin melakukan perjalanan.
Sejak November 2012, keluarga laki-laki/suami  perempuan Saudi dikirimi SMS menginformasikan kepergian wanita, bahkan jika mereka bepergian bersama-sama.
Perempuan juga menghadapi larangan mengemudi yang dianggap unik oleh masyarakat internasional, dan para aktivis wanita lokal berusaha menentang larangan tersebut.
Walaupun begitu, program ini dikritik keras oleh para aktivis hak-hak perempuan.
“Proses notifikasi seharusnya tidak pernah diterapkan karena mempermalukan perempuan,” kata Sabria Jawhar, seorang wanita Arab Saudi, kolumnis dan profesor universitas di bidang linguistik terapan.
“Kami orang dewasa yang bertanggung jawab, tetapi diperlakukan seperti anak-anak atau kurang mempunyai tanggung jawab,” katanya kepada Arab News.
Peraturan ketat kerajaan Arab Saudi agaknya karena dampak buruk yang ditimbulkan teknologi handphone terutama produk SMS-nya dianggap menjadi biang kerok konflik rumahtangga di banyak negara. Di Indonesia saja tercatat ada ribuan kasus “selingkuh” akibat dari teknologi SMS.
(Ghozali/Mediaikhwan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *