Supaya Amal Diterima


Al-Baqarah 2-127 

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah {2}: 127)

Doa ini dibaca oleh Nabi Ibrahim ‘alaihis salam sewaktu beliau meninggikan pondasi Baitullah (Ka’bah) bersama anaknya Nabi Ismail ‘alaihis salam.

Amal yang dilakukan dengan ikhlas, apalagi untuk kepentingan seluruh umat manusia yang beriman, pastilah diiringi dengan doa agar amal tersebut diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amal yang dilakukan dengan ikhlas tentunya tidak dibuntuti oleh kepentingan-kepentingan tertentu, misi atau pesanan kelompok tertentu. Sehingga amalan yang suci menjadi rusak dan tercemar.

Amalan yang rusak sudah pasti tidak diterima oleh Allah walaupun kita berdoa sehari semalam suntuk. Karena Allah hanya meneriman amal yang bersih dan ikhlas, artinya amalan yang dilakukan sesuai contoh dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan dilaksanakan dengan mengharap keridhaan-Nya.

Barulah kita bisa mengharapkan doa kita diterima setelah kita mendekorasi amal kita sesuai dengan kualitas amalan para shalihin terdahulu. Sebagaimana mudahnya doa mereka diterima karena mudahnya hati mereka tunduk kepada kebenaran.

(Ghazali/Mediaikhwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *